Syair Renungan
"Allah tak melihat harta kita,
Allah tak melihat jabatan kita,
Allah hanya lihat ibadah kita,
Shalat yang utama...
Masih terbersitkah dalam pikiran kita,
Bahwa dunia adalah segalanya,
Harta benda yang akan menguasai,
Sehingga kita mencari harta mencari benda sampai lupa diri.
Sikut kiri sikut kanan hilangkan perasaan,walau sesama kawan,
Sikut kiri untuk jabatan hari ini,
Sikut kanan bunuh teman dalam pangkuan,
Ya,memang Allah tidak mengharamkan kita mencari harta mencari benda,
Namun sudah ditetapkan aturan,
Cause yang Allah inginkan,
Yang Allah perhitungkan bukan harta atau benda,
Allah tak melihat harta kita,
Allah tak melihat jabatan kita,
Allah hanya lihat ibadah kita,
Shalat yang utama...
Mari introspeksi membenahi diri adalah hal yang luarbiasa,
Ketika kita sudah hampir lupa dengan nilai agama,
Dan bertobatlah sebelum ajal menjemput kita,
Pikirkan kenapa harta dan benda lebih menguasai diri kita,
Renungkan ibadah apa saja yang sudah terlewat,
Membuat kita berdosa,
Apa yang menjadi alasan utama kita,
Menghalalkan segala cara mencari harta,
Apa yang membuat kita lupa terhadap-Nya,
Padahal hidup di dunia ini hanya sementara,
Apa yang akan kita pertanggungjawabkan dihadapan-Nya ketika harta dan benda sudah tak lagi berguna,
Apa yang akan kita jawab? apa yang akan kita jawab?
Astaghfirullahal'aziim..
Kenapa saya lebih mementingkan dunia,lebih mementingkan harta dan juga benda?
Karena ketika saya lahir kedunia dengan berbagai cara, sedikit yang membantu karena Allah ta'ala,
Tumbuh menjadi dewasapun butuh biaya,butuh harta dan juga benda,
Begitupun ketika saya tua,saya perlu harta dan juga benda untuk warisan anak cucu dan juga keluarga,
Allah tak melihat harta kita,
Allah tak melihat jabatan kita,
Allah hanya lihat ibadah kita,
Shalat yang utama...
Dari semua fenomena yang terjadi,terlihat ada satu emosi dalam diri,ntuk meraih kedamaian dalam hati.
Yang menjadi ambisi-ambisi tak terkendali,
Kita satukan visi dan misi kita,demi untuk cinta yang damaikan dunia,
Kita bersama bisa merasakan kesejahteraan tanpa perasaan iri satu sama lainnya,
Yakinlah apa yang Allah telah gariskan untuk kita,
Bahwa setiap perintah-perintah-Nya untuk kemasylahatan dunia,
Agar cinta tercipta,
Singkirkan sombong,
Kita saling berpegangan tangan,rapatkan barisan
Allah tak melihat harta kita,
Allah tak melihat jabatan kita,
Allah hanya lihat ibadah kita,
Shalat yang utama..."
(Ebith beat a 'Shalat gitu loch')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar